Sesungguhnya memang dosa mereka mempunyai implikasi negatif yang sangat besar atas kita semua sebagai anak-cucu dua orang itu – DOA: Bapa surgawi, kamu sudah memberkati kami per sediakala. Bawalah kebenaran dari berkat-Mu ke internal pusat emosi kami masing-masing, sehingga bersama begini kita sanggup digerakkan olehnya akan mengenali dan memperhatikan pada penuh kasih cinta mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin. Catatan: kepada mendalami Bacaan prima hari ini (Im 19:1-2,11-18), bacalah puisi yang berjudul “AGAR MEREKA selaku KUDUS” (bacaan luruh 10-3-14) intern situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. bakal mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 25:31-46), bacalah tulisan-tulisan lewat tajuk “YESUS KRISTUS internal awak ORANG-ORANG KECIL” (bacaan tanggal 18-2-13) dan “PENGHAKIMAN TERAKHIR” (bacaan tanggal 27-2-12), keduanya internal situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 7 Maret 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 9, 2014 sangsabda Leave Dr Rochelle Skin Expert.

A comment Categories: 14-03 BACAAN koran MARET 2014, ketika PRAPASKAH DAN PASKAH, PERUMPAMAAN-PERUMPAMAAN YESUS Tags: bocah cucu Adam bertandang SEBAGAI RAJA, DOMBA-DOMBA DAN KAMBING-KAMBING, perumpamaan tentang PENGHAKIMAN TERAKHIR KITA pantas menandingi tipu kemampuan memedi serta KEBENARAN KITA pantas menghadapi tipu kemampuan lelembut karena KEBENARAN (Bacaan Injil Misa Kudus, HARI MINGGU PRAPASKAH I [Tahun A], 9 Maret 2014) DIGODA roh jahat – 30Lalu Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun buat dicobai Iblis. sehabis berpuasa catur puluh hari dan catur puluh malam, hasilnya laparlah Yesus. terus datanglah si penggoda dan bertutur kepada-Nya, “Jika anda putra Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjelma roti.” melainkan Yesus menjawab, “Ada tertulis: cucu Adam berjalan bukan dari roti saja, melainkan dari setiap perintah (Tuhan) yang keluar dari mulut Allah.” terus memedi membawa-Nya ke praja Suci dan menempatkan beliau dekat pucuk larik Allah, terus kepada-Nya,.

“Jika anda keturunan Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, awal ada tertulis: menyinggung engkau ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka bakal menyambut tuan pada pada tangannya, biar kaki-Mu jangan terantuk pada batu.” Yesus kepadanya, “Ada pula tertulis: Janganlah kamu mencobai Tuhan, Allahmu!” sehabis itu setan membawa-Nya ke untuk bukit yang bukan main jangkung dan mempertontonkan kepada-Nya semua kerajaan loka seraya kemegahannya, dan bertutur kepada-Nya, “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, kalau saudara bersujud memuliakan aku.” lantas berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, Iblis!” awal ada tertulis: engkau harus memuja Tuhan, Allahmu, dan cuma untuk dirinya sajalah engkau berbakti!” sehabis itu iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat bertandang meladeni Yesus. (Mat 4:1-11) Bacaan Pertama: Kej 2:7-9; 3:1-7; Mazmur Tanggapan: Mzm 51:3-6,12-14,17; Bacaan Kedua: Rm 5:12-19 saat setan datang bakal mengusik Yesus menjelang simpulan puasa-Nya selama 40 hari itu, ia tak memanfaatkan alat pencernaan.

Nihil Yesus sebagai sasaran. Sebaliknya, dirinya langsung saja menginvasi relasi Yesus dan Bapa-Nya, mendesak ia bagi tak mempercayai kasih Allah dan perhatian-Nya yang penuh kasih buah hati kepada-Nya. Pada dasarnya, belis membahasakan pada Yesus: “Engkau lapar. tidak menggantungkan pribadi pada Bapa-Mu buat menyangga kehidupan-Mu. Lakukanlah materi pada mengenakan kekuatan-Mu sendiri.” ADAM DAN HAWA TERGODAHal ini tiada berbeda demi bisikan lelembut terhadap Adam dan Hawa (lihat Kej 3:1-6). Pada pusat kata-kata ular untuk mereka terdapat kebohongan setan bahwa Allah aktual tak menyukai mereka atau tiada menyenggangkan apa saja yang diperlukan porsi basyar yang gres diciptakan-Nya. Dari zaman ke kurun sampai hari ini, memedi telah menggunakan penyimpangan seperti ini buat menyempitkan definisi dari relasi kita demi Allah, teristimewa bilamana kita merasa lesu dan peka – ketika kita semenjana berpuasa, saat kita menyidikmelacak emosi kita dan melakukan pertobatan, kala.

Kita madya menderita sakit, atau pada saat kita kandas hati. Kita patut mampu mengenali kecoh kecakapan si jin ini dan melawannya demi kebenaran. karena Adam dan Hawa tidak berpegang tekun pada kebenaran mengenai kasih Allah, alhasil mereka kalah kepada bujukan setan itu. selama kegagalan mereka cakap kelihatan sebagai kesalahan bukan main sungguh-sungguh dan tidak terampuni – sesungguhnya memang dosa mereka mempunyai implikasi negatif yang benar-benar raya untuk kita semua sebagai anak-cucu dua individu itu – Allah bukan tahu selesai mencintai Adam dan Hawa. Pada hari ini, Allah mengasihi kita semua menggunakan kedalaman dan ketekunan yang sama. Pada kenyataannya, bukan ada seorang pun intern sejarah yang sempat dikecualikan dari proposal iba kasih (kerahiman) dan rekonsiliasi Allah. memedi seringkali menggunakan rasa segan yang cakap kita rasakan sebab dosa-dosa kita untuk melingkupi roh relung hati kita, .