Apakah Yesus melihat bahwa aku merasa sedikit “superior” dalam hal kesucian hidup ketimbang rekan-kerjaku yang hidup “kumpul-kebo” bersama kekasihnya? YESUS mengetahui ide MEREKA YESUS mengetahui angan-angan MEREKA (Bacaan Injil Misa Kudus, fatwa S. Hieronimus, pemimpin Gereja – Senin, 30 September 2013) YESUS DAN ANAK-ANAK – YESUS medium mengasuh SEORANG buah hati KECILKemudian timbullah konflik di tengah murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar pada antara mereka. tapi Yesus mengerti bayangan mereka. akibat itu dia mengambil seorang keturunan kecil dan menempatkannya dalam samping-Nya , dan bercerita untuk mereka, “Siapa saja yang menyambut buah hati ini dalam nama-Ku, beliau menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. atas yang terkecil di celah engkau sekalian, dialah yang terbesar.” Yohanes berkata, “Guru, kami amati seseorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami mencegah oknum itu, gara-gara dia bukan pengikut perawatan wajah.

Kita.” Yesus bercerita kepadanya, “Jangan kamu cegah, alasan barangsiapa tak melawan kamu, beliau ada dekat golongan kamu.” (Luk 9:46-50) Bacaan Pertama: Za 8:1-8 atau 2Tim 3:14-17; Mazmur Tanggapan: Mzm 102:16-23,29 “Tetapi Yesus mengetahui akal mereka …” (Luk 9:47). Apakah yang dimaksudkan dekat sini yakni bahwa Yesus sanggup menonton apa yang ada intern pandangan dan perasaan kita? Apakah Yesus melihat bahwa hamba merasa segelintir “superior” dalam keadaan kesucian berfungsi daripada rekan-kerjaku yang bekerja “kumpul-kebo” beriringan kekasihnya? Apakah Yesus menyaksikan gua mencibir saat mendengar paduan bahana kelompok “lansia” melantunkan sebuah “lagu persembahan” lewat nada suara yang rada sumbang? Apakah Yesus mengerti bahwa aku merasa lebih “hebat” daripada para peserta lainnya yang datang internal pertemuan pendalaman buku Suci lingkungan? Apakah Yesus terlalu mengerti semua ini, gara-gara hamba tidak tahu mengungkapkannya dan ujaran kata-kata? Jawabnya: Ya! Ide bahwa Yesus menyadari mau.

Apa saja yang ada dalam pikiran-pikiran para murid-Nya – dan juga pikiran-pikiran kita – kuasa membuat kita menggelinjang sedikit. bagaikan juga para pengikut Yesus yang awal, kita semua pun mempunyai sikap-sikap yang agaknya lebih baik disembunyikan dari alat penglihat insan luar – kept under cover! Bayangkan saya: selepas sekian lama berfungsi bersama-sama Yesus, para murid-Nya yang terdekat tinggal saja belum menguasai bahwa tugas sang pamong bukanlah berkenaan siapa yang paling besar, membedakan siapakah yang paling rendah roh – yang terkecil! Yesus mengetahui bahwa semata wayang jalan paruh mereka kepada disembuhkan yaitu membuat tegas semua ini sehingga jelas alokasi mereka dan mereka pun disembuhkan. namun demikian, Yesus tiada menyudutkan mereka sehingga merasa dipermalukan dekat permulaan individu lain. Yesus menunjang mereka supaya kuasa semakin menjadi sebentuk dengan diri-Nya. peristiwa yang sama juga berbuat porsi kita masing-masing. Yesus hendak.

Mengobati badan kita dari kepongahan atau rasa lebih unggul daripada manusia lain. beliau hendak membawa sikap-sikap kita yang minus ke internal terang, malahan sikap-sikap yang sebelumnya tiada sudah kita rasakan ada pada kita. Kita semua mempunyai pola-pola kekhilafan yang belum diselesaikan yang sebenarnya menjadi sebuah cadas sandungan dan merugikan kita. akan tetapi, jika kita berlabuh untuk Yesus dengan emosi yang terbuka, maka dia yang membuat batin kita dan mengenal niat kita, cakap menerangkan kita, mengampuni kita, dan membebas-merdekakan kita! Kita tiada perlu resah untuk Yesus, alangkah dalam pun barangkali dirinya memahami kita. Yesus bukan mau mengazab kita. dirinya mau menyembuhkan dan menanggalkan pribadi kita. Oleh karena itu, marilah kita berharap kepada-Nya semoga membeberkan sikap-sikap kita yang tidak baik. Yang terbaik alokasi kita sama dengan bakal tiada mentolerir pola-pola kekhilafan melalui mana kita selama ini merasa nyaman..

Yesus mempunyai begitu banyak kejadian lagi yang hendak diberikan-Nya pada kita, hanya apabila kita membuang segala ekelaman yang lagi menempel pada pribadi kita. DOA: Tuhan Yesus, waktu ini hamba datang mengarah kamu intern pertobatan. saudara telah menyelidiki beta dan amat mengenal diriku. Engkaulah yang menciptakan diriku dan saudara mengasihi aku. kawula menempatkan rasa percayaku dalam hasrat-Mu bakal mengampuni diriku dan memulihkan aku. Amin. Catatan: akan mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 9:46-50), bacalah novel yang berjudul “SIAPA YANG TERBESAR ???” (bacaan luruh 30-9-13) intern situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 13-09 PERMENUNGAN ALKITABIAH SEPTEMBER 2013. Bacalah juga karangan berjudul “YANG TERKECIL pada renggangan kamu SEKALIAN, DIALAH YANG TERBESAR” (bacaan bakal copot 26-9-11) internal situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 26 September 2013 [Peringatan S. Elzear dan Delfina, OFS] Sdr. F.X. Indrapradja, OFS, .

About admin